Proyek ini terdiri dari dua bagian utama yang akan dieksekusi pada dua lokasi yang berbeda: Mechanical and Biological Treatment (MBT) yang terletak di TPA Rawa Kucing, dan Pembangkit Listrik RDF yang terletak di zona industri, 14 km dari Rawa Kucing.

Mechanical Biological Treatment

Fasilitas MBT Rawa Kucing berukuran komersil dan dapat mengolah sampai 2,000 ton sampah rumah tangga per harinya, dan akan menjadi fasilitas jenis ini yang terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas ini menggunakan peralatan pemilahan mekanis seperti shredder, screen, windshifter, ballistic separator, metal and aluminium extractor dan juga optical separator. Fasilitas canggih ini mampu memproduksi refused derived fuel (RDF) kualitas tinggi untuk kebutuhan pembangkit listrik dan juga industri semen.

 

Fraksi organik yang dipisahkan di pemilahan mekanis akan dimaserasi sebelum diproses dalam anaerobic digester, yang terdiri dari tanki yang terus menerus dihangatkan dan diaduk untuk memproduksi biogas. Biogas ini di-desulfurisasi sebelum disalurkan ke mesin biogas untuk pembangkitan listrik. Sistem ini menghasilkan listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik internal di fasilitas proyek dan juga menjual sisa listrik yang dihasilkan ke jaringan PLN.

Pembangkit Listrik RDF

Pembangkit Listrik RDF membakar RDF bernilai kalor tinggi dengan terkontrol dan aman. Lokasi pembangkit listrik ini terletak 14 km dari TPA Rawa Kucing dan diakuisisi sebagai bagian dari investasi Proyek. Pembangkit ini dirancang untuk memastikan pembakaran RDF yang sempurna demi mencegah pembentukan zat-zat berbahaya, dan memenuhi standar EU untuk pencegahan dioxin/furan. Berbeda dengan sampah kota, RDF adalah produk yang minim polutan dan memerlukan peralatan pengontrol gas buang yang berbeda dengan insinerator biasa untuk menghasilkan gas buang yang bersih dan ramah lingkungan.  Sebagian besar dari abu hasil pembakaran dikirimkan ke Rawa Kucing dan diolah menjadi bahan baku bangunan yang digunakan untuk keperluan sendiri, terutama untuk perbaikan jalan operasi di Rawa Kucing. Sisa abu yang tidak bisa diolah dikirimkan ke pihak ketiga untuk diolah dengan aman.

Pengoperasian Landfill

Sebagian besar pengoperasian landfill akan dihentikan pada saat fasilitas MBT mulai beroperasi. Sampah segar yang tiba akan dialihkan ke lokasi penerimaan fasilitas MBT. Landfill yang ada akan direhabilitasi secara bertahap, dimana sebagian besar areanya akan ditutup secara permanen dan ditutup dengan materi geosintetis dan gasnya akan dialirkan ke tangki digester untuk mencegah kumulasi gas dan kebakaran, sehingga mencegah keluarnya gas rumah kaca yang berbahaya ke lingkungan.